Gambar Lukis

gambar, lukis, nulis, foto ..

Archive for the ‘penulis’ Category

Resep menulis Pearl S. Buck

leave a comment »

Penulis yang sangat populer, pemenang Pulitzer dan Nobel Sastra. Pearl menulis esai, naskah drama, cerpen, cerita anak2, novel yang menyajikan China dari berbagai aspek. Karyanya penuh api ( semangat juang ) yang dipadu dengan kelembutan yang amat indah. “East Wind, West Wind ( 1930 ) dinilai menyatukan kebudayaan Barat dan Timur.

Pearl lahir di West Virginia, AS dan besar di China, mengikuti ayahnya yang bekerja sebagai misionaris. Kemampuannya berbahasa China, pendalamannya atas kebudayaan China secara sempurna membuat Pearl yang berambut pirang, berkulit putih menjadi perempuan China sejati. Ia menghayati relung2 kehidupan bangsa China secara fisik dan jiwa. Penghayatan ini membuat Pearl mampu berkarya secara rinci mengenai China. Selama membantu ayahnya menterjemahkan kitab suci ke bahasa China, Pearl mengerti betapa indahnya bahasa dan begitu besar artinya bagi manusia. Sejak itu ia tertarik mengolah bahasa melalui penulisan kreatif.

Pearl studi psikologi di Randolp-Macon Women’s College di Virginia, AS, lalu kembali ke China, mengajar di sekolah sastra. Studi sastra di Cornell University. Ayah Pearl bersikap lemah lembut, penuh humor, memberi rasa aman dan sikap percaya diri. Membelikannya ratusan buku. Pearl mendalami kebudayaan China melalui tutor ( pribumi China, ahli bahasa dan ajaran Kong Hu Chu ). Bimbingan ibunya yang pekerja sosial, memberi Pearl inspirasi mendirikan “The Pearl S.Buck Foundation yang bergerak di bidang pendidikan dan pelayanan sosial bagi anak2 yang tidak mampu.

Iklan

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:56

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Resep menulis Maya Angelou

leave a comment »

Penulis super kreatif yang menguasai penulisan puisi, otobiografi, skenario, esai, kritik sastra, novel dan kolom. Pakar penata panggung, menyutradarai beberapa film. Juga penari dan penyanyi bersuara merdu.

Ruang kerja Maya ditata apik. Ada sebotol sherry, kamus, bunga, kitab suci, alunan musik lembut dan wewangian. Keindahan memberi inspirasi khususnya menyusun bahasa. Bahasa yang indah adalah melodi. Sebelum menulis berdoa dulu.

Menjadi serba baik itu sesuatu yang serius. Sedapat mungkin saya lakukan. Mencoba, mencoba terus sampai bisa. Proses belajar menjadi penulis sejati adalah agar mampu memahami hidup seoptimal mungkin. Maya suka penampilan glamour. Ia pemuja keindahan, menghargai hidup setinggi-tingginya. Mengisi hidup dengan berkarya tanpa lelah.

Menulis sejak jam 6 pagi sampai 6 sore. Jika panas ia mandi. Jika jenuh ia memasak atau shopping. Maya selalu mengkondisikan diri in the mood agar tetap produktif, kuncinya menyenang-nyenangkan diri. Masak dan membaca dianggap rekreasi, menyenangkan sekali. Menikmati hidup itu perlu bagi penulis agar tidak mudah stres. Menghilangkan kejenuhan menulis dengan menulis berbagai versi ( puisi, prosa, dll )

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:54

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Susan Sontaq

leave a comment »


Adalah penulis terkemuka AS. Menulis novel, naskah drama, esai kritis, karya fotografi, pejuang hak azasi manusia, menulis skenario dan menyutradarai film. Ia studi bahasa dan sastra Inggris di Havard dan teologi di Oxford. Usia 9 tahun ia sudah mempublikasi tulisan. Apa yang ditulisnya terinspirasi bacaan, puisi, naskah drama dan dongeng2. Susan meninjau bahaya AIDS, TBC, kanker secara kritis dari segi kebudayaan. Ia banyak membaca, traveling ke tempat2 indah, tempat penuh bahaya, seperti Sarajevo, sebagai relawan kemanusiaan, sekaligus meliput berita, membuat foto, cerpen bertema kejamnya peperangan.

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:52

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Simone de Beauvoir.

leave a comment »

Novelis, esais, filsuf dan feminis ini studi filsafat di Sorbone University. Setelah lulus, menjadi profesor di sana, juga mengajar di Marseilles, Paris. Menulis baginya, memerlukan daya intelektualitas, paham soal manusia dan rajin menggali makna kehidupan. Simone sering traveling ke Eropa, Amerika, Jepang dan Cina. Setelah tak mengajar, ia menulis mulai pukul 10 sampai 1 siang. Setelah minum teh pagi hari, Simone membaca koran dan majalah yang dianggapnya penting. Antara 13.00-17.00, Simone keluar rumah, mengunjungi teman2 atau shopping. Kembali menulis pukul 17.00-21.00.

Memoar ia tulis hampir 7 tahun. Menulis kadang untuk kenikmatan, diresapi, perlu waktu. Jika menulis non fiksi, Simone membaca dulu bahan2 yang akan ditulisnya, sehari sebelum menulis. Hal sulit ia diskusikan dengan teman2, khususnya sahabat. Dalam setahun, 9 bulan digunakan untuk menulis, 3 bulan mengumpulkan bahan. Selama traveling, Simone membuat catatan penting, membaca materi yang ringan2. Tidak menulis. Penerbit umumnya tidak melihat mutu suatu naskah, hanya melihat pasar. Lain halnya bagi Simone, berkarya itu penting, soal diterbitkan itu dipikirkan kemudian.

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:49

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Virginia Woolf

leave a comment »

Ternyata para penulis dunia ( pemenang Nobel Sastra, Pulitzer, bestseller ) punya ritual sendiri saat menulis. Contohnya :

Virginia Woolf

Guru para pengarang top ini seorang novelis, feminis, esais terkemuka Inggris. Gaya penulisannya naratif ( interior monologue ). Ayahnya memiliki perpustakaan pribadi yang lengkap dan dimanfaatkan para penulis top Inggris saat itu. Virginia diajari cara membaca dengan pemahaman mendalam. Umur 20 tahun, Virgin sudah punya kemampuan seni menulis di atas rata2. Waktu itu karyanya dimuat di “Times Literary Suplement”.

Suami Virgin mendirikan perusahaan penerbitan “The Hogarth Press”. Virgin termasuk pengarang yang punya banyak peluang berkarya sebebas-bebasnya dalam mengekspresikan gagasan. Peluang pertama dari sang ayah, kedua dari sang suami. Jika perempuan ingin menjadi penulis, saran Virgin, khususnya fiksi, ia harus punya ruang pribadi. Kamar dan waktu yang leluasa untuk menggali materi tulisan, lalu mengekspresikan berbagai gagasan dengan bebas, sebebas ia merasa memiliki dirinya sendiri, adalah hal yang paling diinginkannya.

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:47

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Nadine Gordimer

leave a comment »

Ia suka menyendiri, merenung, kritis terhadap penindasan yang terjadi di sekitarnya. Wanita yang sudah menulis sejak umur 9 tahun ini gemar traveling ke pedalaman Afrika, Mesir, Amerika, Inggris untuk memperkaya tulisannya.

Perpustakaan, tempat paling menyenangkan baginya, memompa inspirasinya, tempatnya mengembara dalam samudera wawasan. Kamar kerja, tempat menulisnya yang paling sreg.

Bagi Nadine, menulis novel lebih mudah, karena punya ruang lebar untuk berkreasi. Nadine dikenal sebagai pribadi yang selalu bersemangat, bekerja tak kenal lelah. Ia menyandang gelar doktor honoris causa di Amerika Serikat dan Afrika Selatan, dan mengajar di sana.

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:44

Ditulis dalam penulis

Tagged with

Toni Morrison

leave a comment »

Ayah Toni dulu sering mendongeng, memperkenalkan kebudayaan, kepercayaan dan pola pikir nenek moyang dengan bahasa yang indah.. Hal ini yang membuat Toni peka terhadap nasib kaum Black American. Bahasa indah ini mendorong Toni menulis, studi sastra dan bahasa di Cornell University, mengajar di Princeton University, menjadi editor penerbitan dan membaca karya2 pengarang ternama.
Bahasa menjadi alat komunikasi, sumber seni sastra dan peradaban. Toni biasa menulis dengan pensil dulu, menikmati apa yang ditulisnya, baru kemudian diketiknya. Secangkir kopi panas menjadi sahabat setianya ketika itu. Toni jenis morning person, menulis sebelum fajar menyingsing. Ia menjadi pengarang produktif setelah bercerai. Kita bisa berkarya dengan baik apabila punya waktu dan dijalani penuh disiplin. Menulis benar2 butuh konsentrasi. Sulit menulis jika tubuh ini sudah lelah bekerja atau mengajar sepanjang hari.

Gagasan diperoleh Toni dari rasa sensitifnya pada masalah, berempati pada apa yang dilihatnya, khususnya menyangkut kehidupan perempuan. Pengarang yang hanya bicara masalah seks akan terasa vulgar, kasar dan jorok. Jadi mesti ada sesuatu yang melatari mengapa disajikan adegan seks, berhubungan erat dengan karakter tokoh2 yang ditampilkan, untuk mempresentasikan cerita yang ada. Waktu menyusun plot, hal ini telah diperhitungkan sehingga tak mengganggu alur cerita. Hasil optimal diperoleh dengan membuat konsep matang sebelum menulis, yaitu : plot, alur, penokohan, setting, konflik, anti konflik, ending cerita serta pemilihan kata2 yang akan dipergunakan. Sudah resiko jika lantas kita disebut pengarang yang lamban.

Written by Nanin

11/12/2009 at 13:40

Ditulis dalam penulis

Tagged with